— BAIC bersiap meluncurkan versi tukar baterai dari Arcfox Beta T1, sebuah langkah strategis untuk memperluas penawaran kendaraan listriknya dengan model penjualan Battery-as-a-Service (BaaS). Informasi ini terungkap dari data terbaru yang diajukan ke Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) China.

Arcfox Beta T1 versi tukar baterai ini secara umum mempertahankan spesifikasi yang sama dengan model yang sudah ada. Mobil ini diposisikan sebagai sedan listrik mungil dengan dimensi panjang 4.375mm, lebar 1.860mm, dan tinggi 1.572mm, serta jarak sumbu roda 2.770mm. Pelanggan dapat memilih antara dua opsi ukuran roda, yaitu 215/55 R17 dan 215/55 R18.

Arcfox T1 pertama kali diluncurkan pada Agustus tahun lalu dengan harga awal 68.800 yuan (sekitar Rp 150 jutaan). Dengan penambahan versi tukar baterai dan model BaaS, harga pembelian awal diharapkan menjadi lebih kompetitif. Sebagai perbandingan, BAIC sebelumnya telah meluncurkan versi tukar baterai Beta S3 pada Mei tahun ini dengan harga mulai dari 59.800 yuan (sekitar Rp 130 jutaan) di bawah model BaaS.

Dokumen pengajuan juga mengindikasikan beragam pilihan kustomisasi untuk model baru ini. Konsumen dapat memilih sunroof panoramik, desain atap dan spoiler belakang yang kontras atau senada dengan bodi, berbagai gaya pelek, kaliper rem berwarna, spion samping sewarna bodi, trim pilar D, serta bingkai pintu sewarna bodi atau kontras. Kendaraan ini juga akan dilengkapi lencana identitas khusus untuk versi tukar baterai. Untuk fitur bantuan pengemudi, tersedia dua konfigurasi radar, yaitu 3-radar dan 6-radar, yang mendukung tingkat fungsionalitas bantuan pengemudi yang berbeda.

Dari sisi performa, Arcfox Beta T1 ditenagai oleh motor penggerak yang diproduksi oleh Hunan CRRC Times Electric Co., Ltd. Motor ini menghasilkan tenaga puncak 95 kW (127 hp), memungkinkan mobil mencapai kecepatan maksimum 150 km/jam. Kendaraan ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang diproduksi oleh CATL.